- By Tim Redaksi SMA Negeri 1 Bantan
- 23 Oct 2026
- 7
Peringati Sumpah Pemuda, Siswa SMAN 1 Bantan Serukan Stop Kebakaran Hutan Lewat Puisi
Selat Baru — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap
lingkungan tampak begitu kental di lingkungan SMAN 1 Bantan pada hari Jum'at,
23 Oktober 2026. Sekolah menggelar rangkaian kegiatan semarak dalam rangka
memperingati Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari
imbauan resmi Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk menanamkan jiwa nasionalisme
sekaligus kepedulian sosial bagi para peserta didik.
Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari pukul 07.00
WIB dengan kegiatan gotong royong massal. Seluruh siswa bersama dewan
guru turun tangan membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, hingga fasilitas
umum di lingkungan SMAN 1 Bantan. Suasana kerja sama yang erat ini mencerminkan
nilai-nilai gotong royong yang menjadi akar kekuatan bangsa Indonesia.
Usai kegiatan gotong royong, acara dilanjutkan
dengan lomba puisi antar siswa yang diikuti oleh perwakilan terbaik dari
setiap kelas, mulai dari jenjang Kelas X hingga Kelas XII.
Yang menjadikan lomba ini sangat istimewa adalah
seluruh naskah puisi yang ditampilkan merupakan karya asli ciptaan
siswa-siswi SMAN 1 Bantan sendiri. Mengangkat isu krusial di daerah Riau,
para peserta membawakan puisi dengan tema ASAP dan seruan tegas "JANGAN
BAKAR HUTAN KAMI". Penghayatan mendalam dari para peserta berhasil
memukau penonton serta dewan juri yang terdiri dari seluruh guru wali kelas
SMAN 1 Bantan.
Kepala SMAN 1 Bantan, Marzul, M.Pd,
memberikan dukungan luar biasa dan apresiasi tinggi atas terselenggaranya
seluruh rangkaian kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan
yang sarat makna bagi seluruh generasi muda:
"Peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar
seremonial tahunan, melainkan momentum bagi kita semua—khususnya para
pemuda-pemudi pelajar SMAN 1 Bantan—untuk membuktikan kepedulian nyata terhadap
bangsa, dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian alam tempat
kita tinggal. Melalui tema puisi 'ASAP: Jangan Bakar Hutan Kami', Bapak ingin
kalian menyuarakan jeritan nurani masyarakat Riau yang cinta damai dan peduli
lingkungan. Jadilah pemuda yang cerdas, peduli, dan berani bersuara untuk
kebaikan!"
Setelah melalui penilaian yang ketat dari dewan
juri, tibalah pengumuman para pemenang. Penampilan yang paling memukau dan
berhasil meraih predikat sebagai pembaca puisi terbaik diraih oleh NENI
FAHSA AGUSTIA dari kelas XII.3. Penjiwaan, intonasi, serta pesan
kuat yang disampaikan Neni sukses memikat hati para juri dan penonton.
Secara keseluruhan, karya puisi dan penampilan dari
seluruh siswa-siswi SMAN 1 Bantan sangat luar biasa. Mereka semua telah
menampilkan usaha dan kemampuan terbaiknya di atas panggung.
Melalui terselenggaranya kegiatan gotong royong
massal dan lomba puisi ini, pihak sekolah berharap agar para siswa-siswi SMAN 1
Bantan dapat:
- Terus
merawat jiwa nasionalisme dan semangat persatuan Sumpah Pemuda dalam
kehidupan sehari-hari.
- Tumbuh
menjadi generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian
lingkungan dan alam sekitar.
- Semakin
termotivasi untuk mengembangkan potensi diri, kreativitas, serta bakat
seni sastra di masa depan.
Semangat kebersamaan dan suara
lantang generasi muda SMAN 1 Bantan hari ini menjadi bukti nyata bahwa
kepedulian terhadap bangsa dan lingkungan bermula dari langkah kecil di
sekolah.

-500x660.jpg)