Peringati Sumpah Pemuda, Siswa SMAN 1 Bantan Serukan Stop Kebakaran Hutan Lewat Puisi

Selat Baru — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan tampak begitu kental di lingkungan SMAN 1 Bantan pada hari Jum'at, 23 Oktober 2026. Sekolah menggelar rangkaian kegiatan semarak dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari imbauan resmi Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk menanamkan jiwa nasionalisme sekaligus kepedulian sosial bagi para peserta didik.

Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari pukul 07.00 WIB dengan kegiatan gotong royong massal. Seluruh siswa bersama dewan guru turun tangan membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, hingga fasilitas umum di lingkungan SMAN 1 Bantan. Suasana kerja sama yang erat ini mencerminkan nilai-nilai gotong royong yang menjadi akar kekuatan bangsa Indonesia.

Usai kegiatan gotong royong, acara dilanjutkan dengan lomba puisi antar siswa yang diikuti oleh perwakilan terbaik dari setiap kelas, mulai dari jenjang Kelas X hingga Kelas XII.

Yang menjadikan lomba ini sangat istimewa adalah seluruh naskah puisi yang ditampilkan merupakan karya asli ciptaan siswa-siswi SMAN 1 Bantan sendiri. Mengangkat isu krusial di daerah Riau, para peserta membawakan puisi dengan tema ASAP dan seruan tegas "JANGAN BAKAR HUTAN KAMI". Penghayatan mendalam dari para peserta berhasil memukau penonton serta dewan juri yang terdiri dari seluruh guru wali kelas SMAN 1 Bantan.

Kepala SMAN 1 Bantan, Marzul, M.Pd, memberikan dukungan luar biasa dan apresiasi tinggi atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan yang sarat makna bagi seluruh generasi muda:

"Peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum bagi kita semua—khususnya para pemuda-pemudi pelajar SMAN 1 Bantan—untuk membuktikan kepedulian nyata terhadap bangsa, dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian alam tempat kita tinggal. Melalui tema puisi 'ASAP: Jangan Bakar Hutan Kami', Bapak ingin kalian menyuarakan jeritan nurani masyarakat Riau yang cinta damai dan peduli lingkungan. Jadilah pemuda yang cerdas, peduli, dan berani bersuara untuk kebaikan!"

Setelah melalui penilaian yang ketat dari dewan juri, tibalah pengumuman para pemenang. Penampilan yang paling memukau dan berhasil meraih predikat sebagai pembaca puisi terbaik diraih oleh NENI FAHSA AGUSTIA dari kelas XII.3. Penjiwaan, intonasi, serta pesan kuat yang disampaikan Neni sukses memikat hati para juri dan penonton.

Secara keseluruhan, karya puisi dan penampilan dari seluruh siswa-siswi SMAN 1 Bantan sangat luar biasa. Mereka semua telah menampilkan usaha dan kemampuan terbaiknya di atas panggung.

Melalui terselenggaranya kegiatan gotong royong massal dan lomba puisi ini, pihak sekolah berharap agar para siswa-siswi SMAN 1 Bantan dapat:

  • Terus merawat jiwa nasionalisme dan semangat persatuan Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari.
  • Tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan dan alam sekitar.
  • Semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri, kreativitas, serta bakat seni sastra di masa depan.

Semangat kebersamaan dan suara lantang generasi muda SMAN 1 Bantan hari ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap bangsa dan lingkungan bermula dari langkah kecil di sekolah.