Mempererat Silaturahmi, Keluarga Besar SMAN 1 Bantan Gelar Tradisi Baraan di Momen Idulfitri

Suasana kekeluargaan yang hangat terasa begitu kental di SMAN 1 Bantan pasca perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 H. Seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari Kepala Sekolah, guru, staf, hingga siswa, aktif melaksanakan tradisi "baraan" yang telah menjadi ciri khas di lingkungan SMAN 1 Bantan..

Baraan, sebuah kegiatan saling bersilaturahmi dan berkunjung ke rumah seluruh warga SMAN 1 Bantan, berlangsung lebih dari satu minggu setelah kegiatan belajar mengajar di sekolah usai dan juga di akhir pekan. Momen ini dimanfaatkan oleh seluruh anggota keluarga besar sekolah untuk saling bermaaf-maafan, berbagi kebahagiaan, dan mempererat tali persaudaraan.

Kepala SMAN 1 Bantan, Marzul, M.Pd, menyampaikan harapannya terkait kegiatan positif ini. "Alhamdulillah, tradisi baraan ini adalah wujud nyata dari kebersamaan dan kekeluargaan yang kita junjung tinggi di SMAN 1 Bantan. Saya berharap, melalui kegiatan ini, rasa saling pengertian dan Solidaritas antar seluruh warga sekolah semakin kuat. Semangat kekeluargaan ini hendaknya terus kita pelihara dan menjadi fondasi yang kokoh dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif," ujarnya.

Senada dengan kepala sekolah, Ibu Sunarti, S.Pd, salah seorang guru sekaligus wakil kepala sekolah bidang Humas di SMAN 1 Bantan, mengungkapkan kegembiraannya melihat antusiasme seluruh warga sekolah dalam melaksanakan baraan. "Momen Idulfitri dan tradisi baraan ini adalah kesempatan emas untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan. Melihat keakraban antara guru, siswa, dan staf di luar lingkungan sekolah sungguh membahagiakan. Semoga kegiatan ini dapat terus dilestarikan dan semakin mempererat rasa kekeluargaan di SMAN 1 Bantan," tuturnya.

Tradisi baraan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai luhur seperti saling menghormati, peduli, dan gotong royong bagi para siswa. Kehangatan dan kebersamaan yang terjalin selama kegiatan baraan diharapkan dapat terbawa ke dalam lingkungan sekolah, menciptakan suasana belajar yang nyaman dan harmonis.